Pemkot Dorong Optimalisasi MBG Untuk Cegah Stunting

Pemkot Cirebon
Wakil Walikota Cirebon, Siti Farida Rosmawati memimpin rakor evaluasi penyelenggaraan program MBG, Rabu (15/04). FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKCER.ID
0 Komentar

Pasalnya, ia menilai bahwa program MBG merupakan kerja kolaboratif yang menuntut sinergi tanpa sekat antarinstansi.

Rida pun berharap rapat koordinasi ini mampu menghasilkan langkah konkret yang dapat segera diimplementasikan.

Ia memberi penekanan tentang pentingnya kejelasan peran masing-masing pihak serta kesiapan dalam mengantisipasi berbagai kendala teknis di lapangan.

Baca Juga:DPRD Kota Cirebon Titipkan 338 Usulan untuk RKPD 2027Silaturahmi dengan Majelis Taklim Asy-Syifa, Wawali Beri Pesan untuk Jamaah

“Keberhasilan program ini bergantung pada kesungguhan kita semua. Mari kita buktikan bahwa Kota Cirebon mampu menjalankan program nasional ini dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi generasi penerus,” harap Rida.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Cirebon, Suwarso Budi Winarno mengatakan, secara teknis, pendistribusian makanan bergizi bagi kelompok 3B di Kota Cirebon akan dilakukan secara rutin setiap hari Senin hingga Sabtu.

Paket makanan yang diberikan berupa makanan segar atau yang disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi khusus masing-masing penerima manfaat.

Untuk memastikan paket makanan sampai ke tangan yang tepat, DP3APPKB melibatkan 771 personel Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang tersebar di lima kecamatan.

“Kita harapkan itu bisa menunjang percepatan pencegahan stunting di Kota Cirebon dengan memprioritaskan ibu hamil KEK (Kurang Energi Kronis) dari keluarga berisiko stunting, dan balalita yang stunting,” jelas Budi.

Melalui penguatan program MBG ini, Pemerintah Kota Cirebon berharap dapat menciptakan generasi yang lebih sehat, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mempercepat penurunan angka stunting secara berkelanjutan.

“Semoga tidak ada stunting baru dan MBG ini bisa benar-benar menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas SDM melalui pencegahan stunting dan pemenuhan gizi, seperti yang diharapkan Bapak Presiden,” kata Budi. (sep)

0 Komentar