Bacaan Niat Puasa Tasua dan Asyura 2026: Arab, Latin, dan Artinya

Bacaan Niat Puasa Tasua dan Asyura 2026: Arab, Latin, dan Artinya
Bacaan Niat Puasa Tasua dan Asyura 2026: Arab, Latin, dan Artinya. Foto: Pinterest/ Rakcer.id
0 Komentar

RAKCER.ID – Bulan Muharram selalu menjadi momen yang dinanti umat Muslim untuk mendulang pahala. Di antara berbagai amalan yang dianjurkan, puasa Tasua dan Asyura pada tanggal 9 dan 10 Muharram merupakan ibadah yang paling utama.

Untuk tahun 2026 ini, pelaksanaannya jatuh di pekan terakhir bulan Juni.Sama seperti ibadah lainnya, niat memegang peranan penting sebagai penentu sah atau tidaknya puasa kita.

Bagi Anda yang sedang bersiap untuk menunaikannya, berikut adalah teks lengkap bacaan niat puasa Tasua dan Asyura dalam bahasa Arab, Latin, beserta artinya yang bersumber dari tuntunan fikih terpercaya.

Baca Juga:Puasa Tasua dan Asyura 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Jadwal LengkapnyaSambut Windows 11 26H2, Microsoft Ingatkan Admin IT untuk Lakukan 4 Langkah Persiapan Ini

Bacaan Niat Puasa Tasua (9 Muharram)

Puasa Tasua dilaksanakan satu hari sebelum puasa Asyura. Salah satu tujuan utama puasa ini adalah sebagai pembeda dari ritual puasa kaum Yahudi. Niat ini sebaiknya dilafazkan di dalam hati atau diucapkan secara lisan pada malam hari sebelum terbit fajar.

Berikut adalah lafaz niatnya:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَّاسُوعَاءِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatit Tasû‘â lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Tasua esok hari karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Niat Puasa Asyura (10 Muharram)

Setelah keesokan harinya, ibadah dilanjutkan dengan puasa Asyura. Puasa ini memiliki keutamaan yang sangat besar, yakni menjadi pelebur dosa-dosa kecil setahun yang lalu.

Berikut adalah lafaz niatnya:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الْعَاشُورَاءِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatil ‘Âsyûrâ lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Asyura esok hari karena Allah Ta’ala.”

Bagaimana Jika Lupa Niat di Malam Hari?

Berbeda dengan puasa wajib Ramadhan yang mengharuskan kita berniat di malam hari, puasa sunnah seperti Tasua dan Asyura memberikan sedikit kelonggaran.

Baca Juga:Siap-Siap Update Windows 11 26H2, Ini Cara Cek Spek PC dan Panduan InstalasinyaMicrosoft Konfirmasi Windows 11 26H2 Akan Rilis Musim Gugur Ini, Apa yang Baru?

Jika Anda terbangun di pagi hari dan lupa membaca niat pada malam harinya, Anda masih diperbolehkan berniat dan melanjutkan puasa saat itu juga.

Syaratnya, Anda belum makan, minum, atau melakukan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak terbit fajar, serta niat tersebut diucapkan sebelum masuk waktu zuhur.

0 Komentar