3. Amanda Manopo (sebagai Dewi)
Aktris muda berbakat Amanda Manopo juga turut memperkuat lini utama dengan berperan sebagai Dewi, anak kedua Ristina.
Kemampuan akting drama Amanda yang sudah tidak diragukan lagi di layar kaca kini dibawa ke layar lebar, memberikan warna tersendiri dalam dinamika konflik internal keluarga yang penuh intrik emosional.
4. Saputra Kori (sebagai Tria)
Melengkapi jajaran tiga bersaudara, aktor Saputra Kori memerankan tokoh Tria, anak bungsu di keluarga Ristina. Kehadiran tokoh Tria menyempurnakan peliknya sudut pandang anak-anak dalam menyikapi keputusan dan kondisi sang ibu.
Baca Juga:New Vario 160 Harga Mulai Rp20 Jutaan: Apakah Worth It untuk Harian?Apa Itu Stock Split? Pengertian, Tujuan, dan Dampaknya Bagi Investor Pemula
Daftar Pemain Pendukung yang Memperkuat Cerita
Selain keempat bintang utama di atas, film bioskop Jangan Buang Ibu juga didukung oleh sederet aktor berbakat, komedian populer, hingga artis senior yang membuat alur cerita di panti jompo maupun kilas balik masa lalu terasa semakin hidup.
Berikut adalah daftar artis pendukung film Jangan Buang Ibu:
- Dwi Sasono (sebagai Ridho, suami Ristina yang meninggalkan beban utang)
- Basmalah Gralind (sebagai Marsha)
- Erika Carlina (sebagai Asti)
- Saskia Chadwick (sebagai Rani)
- Fadly Faisal (sebagai Hanif)
- Nunung (sebagai Nyonya Juju)
- Ingrid Widjanarko (sebagai Yanti)
- Mpok Atiek (sebagai Perawat Rumah Lansia)
- Dewi Pakis (sebagai Mama Hanif)
- Farrell Rafisqy (sebagai Zayn)
- Jared Ali (sebagai Tama kecil)
- Humaira Jahra (sebagai Dewi kecil)
Kombinasi antara sutradara yang peka terhadap detail emosi dan deretan artis pendukung yang menjiwai perannya dengan matang, membuat setiap adegan dalam film ini terasa begitu nyata.
Penonton akan diajak untuk merenung, merasa hangat, hingga menangis bersama menyaksikan lika-liku keluarga ini.
Mengapa Film Ini Wajib Ditonton?
Melihat daftar pemain film bioskop Jangan Buang Ibu, jelas terlihat bahwa proyek adaptasi dari novel populer karya Wahyu Derapriyangga ini digarap dengan sangat serius.
Menggandeng Hadrah Daeng Ratu yang sudah khatam dalam mengarahkan film-film box office, penonton akan disuguhkan visual yang sinematik sekaligus naskah yang dialognya menyentuh hati.
Film ini menjadi pengingat berharga bagi kita semua tentang arti penting kehadiran seorang ibu sebelum penyesalan itu datang terlambat.
