Di satu sisi, wilayah dataran rendah dan pesisir pantai utara seperti Cirebon dan Indramayu diproyeksikan bersih dari potensi hujan lebat (nihil) dan akan didominasi oleh cuaca terik cerah berawan.
Di sisi lain, wilayah yang berada di topografi pegunungan atau koridor selatan justru berpeluang mengalami hujan lokal singkat dengan intensitas ringan hingga sedang yang disertai kilat, petir, dan angin kencang.
Berdasarkan rilis grafik cuaca mingguan, potensi dampak labilitas atmosfer ini diproyeksikan terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari, dengan konsentrasi wilayah meliputi Kabupaten Garut, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, hingga Kota Banjar.
Baca Juga:Prakiraan Cuaca Cirebon 25 Juni 2026: Siang Hari Cerah Berawan, Suhu Maksimal Capai 33°C!Harga Bahan Pokok Kota Cirebon Hari Ini 25 Juni 2026, Minyak Goreng dan Daging Sapi Kompak Naik
Mengingat sifat dari labilitas atmosfer lokal ini dapat memicu cuaca ekstrem yang berubah dalam durasi singkat, masyarakat tetap diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi angin kencang sesaat.
Publik diharapkan terus memperbarui informasi sirkulasi udara yang bergerak dinamis ini. Data prakiraan cuaca yang valid dan mutakhir hingga skala kelurahan dapat dipantau langsung melalui situs resmi cuaca.bmkg.go.id serta aplikasi Info BMKG.(*)
