RAKCER.ID – Dunia kebugaran global belakangan ini sedang dihebohkan oleh sebuah fenomena baru bernama HYROX. Di berbagai kota besar, termasuk di pusat-pusat kebugaran tanah air, tagar dan obrolan seputar jenis latihan ini kian masif berseliweran di media sosial.
Banyak pencinta olahraga, mulai dari pelari amatir hingga pegiat angkat beban, berbondong-bondong menjajal tantangan baru ini.
Bagi Anda yang masih asing dengan istilah tersebut, wajar jika muncul rasa penasaran tentang apa yang membuat aktivitas fisik ini begitu digandrungi.
Baca Juga:Konser Guns N' Roses Jakarta 21 November 2026: Info Jadwal War Tiket dan Cara BelinyaHarga BBM Naik, Ini Rekomendasi Motor Paling Irit yang Cocok untuk Kerja
Bukan sekadar tren sesaat, konsep yang diusung ternyata berhasil menjembatani celah antara olahraga ketahanan dan latihan kekuatan fungsional yang selama ini sering berjalan sendiri-sendiri.
Membedah Konsep Dasar HYROX
Secara harfiah, HYROX adalah sebuah kompetisi kebugaran massal dalam ruangan (indoor fitness racing) yang memadukan dua elemen utama, yakni lari jarak total 8 kilometer dan 8 jenis latihan ketahanan fungsional (functional workouts).
Perlombaan ini dirancang dengan format yang sangat unik dan terstandarisasi di seluruh dunia.
Artinya, jenis gerakan, urutan tantangan, hingga jarak tempuh yang ada di kompetisi Jakarta akan sama persis dengan yang diselenggarakan di London, New York, ataupun Berlin. Daya tarik utama dari aktivitas ini adalah sifatnya yang inklusif.
Konsep ini sengaja diciptakan bukan hanya untuk para atlet elite profesional, melainkan juga terbuka lebar bagi para pencinta olahraga kasual dari berbagai tingkat kebugaran untuk menguji batas kemampuan fisik mereka sendiri.
Urutan Tantangan yang Wajib Diselesaikan
Format kompetisi ini sangat konsisten. Setiap peserta diwajibkan untuk berlari sejauh 1 kilometer terlebih dahulu, yang kemudian langsung diikuti oleh satu pos latihan fungsional.
Pola berulang “lari 1 km + 1 latihan” ini dilakukan terus-menerus sebanyak 8 kali hingga mencapai garis finis.
Baca Juga:Alasan Mengapa Harga BBM Naik dan Dampaknya Mulai Bulan IniHarga BBM Naik Lagi! Cek Daftar Harga Terbaru Pertalite, Solar, dan Pertamax Hari Ini
Berikut adalah urutan 8 stasiun latihan fungsional yang harus dilewati oleh setiap peserta:
- SkiErg: Simulasi gerakan mendayung ski jarak jauh menggunakan mesin penarik khusus sepanjang 1.000 meter untuk menguji kekuatan otot tubuh bagian atas.
- Sled Push: Mendorong beban berat di atas kereta luncur (sled) sejauh 50 meter yang sangat menguras tenaga otot paha dan kaki.
- Sled Pull: Menarik kereta luncur bermuatan beban menggunakan tali tambang besar sejauh 50 meter untuk melatih kekuatan otot punggung dan lengan.
- Burpee Broad Jumps: Kombinasi gerakan burpee yang diakhiri dengan lompatan jauh ke depan sepanjang 80 meter. Pos ini sering kali menjadi ujian mental terberat bagi stamina peserta.
- Rowing: Mendayung menggunakan mesin simulator sejauh 1.000 meter yang menuntut ritme napas dan ketahanan kardio yang stabil.
- Farmers Carry: Berjalan cepat sejauh 200 meter sambil membawa sepasang ketel (kettlebell) berat di kedua tangan untuk menguji kekuatan cengkeraman (grip) dan otot inti tubuh.
- Sandbag Lunges: Melakukan gerakan menekuk lutut ke depan (lunges) sejauh 100 meter sambil menggendong kantong pasir berat di pundak.
- Wall Balls: Melempar bola beban ke target dinding yang tinggi sambil melakukan gerakan jongkok (squat) sebanyak 75 hingga 100 kali sebagai tantangan penutup sebelum finis.
