Bong Joon-ho sang Sutradara Film Parasite Pimpin Konferensi Pers untuk Usut Tuntas Kasus Lee Sun-kyun

Bong Joon-ho
Bong Joon-ho sang Sutradara Film Parasite Pimpin Konferensi Pers untuk Usut Tuntas Kasus Lee Sun-kyun. FOTO: twitter.com/juwonreports/RAKCER.ID
0 Komentar

JAKARTA, RAKCER.ID – Bong Joon-ho yang merupakan sutradara film Parasite memimpin konferensi pers Asosiasi Seniman Budaya Korea Selatan pada Jumat, 12 Januari 2024.

Konferensi pers tersebut guna membahas transparansi dalam kasus yang menyebabkan aktor Lee Sun-kyun meninggal dunia pada akhir Desember 2023.

Dalam konferensi pers tersebut, Bong Joon-ho mengkritik metode investigasi polisi dan liputan media yang dianggapnya berkontribusi pada keputusan Lee Sun-kyun untuk mengakhiri hidupnya.

Terdapat satu stasiun televisi nasional Korea yang menjadi target kritiknya.

Baca Juga:Eva Manurung Putus dengan Jordan Ali dan Kini Sang Ibunda Virgoun Sudah Gaet Pria Baru!Film Siksa Neraka Dibanned di Malaysia dan Brunei: Begini Respon Produsen Filmnya!

Alasan Bong Joon-ho Gelar Konferensi Pers

Bong Joon-ho dan asosiasi seniman lainnya menyerukan penyelidikan yang menyeluruh dan menyelamatkan kasus narkoba yang sebelumnya melibatkan bintang Parasite tersebut.

Selain itu untuk mengidentifikasi individu-individu yang bertanggung jawab, hal itu dikarenakan dalam beberapa tes narkoba Lee Sun-kyun telah dinyatakan negatif.

“Saya meminta pihak berwenang menginvestigasi itu. Kami mendesak polisi menyelidiki apakah ada kelemahan dalam keamanan penyelidikan sejak rincian terkait mendiang [Lee Sun-kyun pertama kali terungkap hingga dua bulan kemudian,” ucap Bong Joon-ho mengutip dari Variety.

“Kami ingin tahu apa ada atau tidak kontak secara individu [polisi] dengan media selama penyelidikan berlangsung, dan kami ingin hasilnya dipublikasikan sehingga tidak ada keraguan,”tambahnya.

Asosiasi menekankan kepentingan dan kebutuhan untuk melakukan perbaikan pada peraturan hukum guna memastikan prinsip-prinsip dan pengecualian saat melakukan pemeriksaan yang tidak bertentangan dengan hak asasi terduga pelaku, sekaligus untuk memberikan transparansi informasi kepada masyarakat.

Otoritas dinilai tidak boleh memiliki kewenangan yang sewenang-wenang dalam menafsirkan dan mengimplementasikan maksud undang-undang serta peraturan yang berlaku.

Sejumlah seniman Korea Selatan, termasuk Yoon Jong-shin, musisi dan CEO label Mystic Story, berpendapat bahwa perbaikan legislasi juga diperlukan sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa yang akan datang.

Baca Juga:93 Pegawai KPK Terlibat Pungli hingga Penyalahgunaan Kekuasaan: Bikin Miris Aja!Nirina Zubir Buka Suara Bakal Dukung Capres dan Cawapres 2024 yang Usut Tuntas Mafia Tanah

“Kami berharap tragedi seperti ini tidak terulang lagi dalam proses penyidikan artis budaya pop. Ini adalah tuntutan komunitas budaya dan seni terhadap meninggalnya mendiang Lee Sun-kyun,” kata Yoon Jong-shin.

Beberapa seniman yang memberikan dukungan terhadap seruan tersebut meliputi Choi Duk-moon sebagai pembawa acara, Kim Eui-sung, perwakilan Producers Guild of Korea Choi Jung-hwa, Koh Young-jae dari Asosiasi Film Independen.

0 Komentar