Seperti Rumah Siput, Misteri Bangunan Kuno Kuningan Jejak Peninggalan Belanda

bangunan kuno kuningan
Makam Peninggalan Belanda, Situs Van Van Beck. Foto: radarcirebon.disway.id/rakcer.id
0 Komentar

RAKCER.ID – Melewati bangunan kuno Kuningan bergaya Eropa di Cigugur-Palutungan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, banyak orang bertanya-tanya.

Bangunan kuno Kuningan Situs Van Beck yang menyerupai rumah siput ini terletak tepat di samping Koramil Cigugur.

Bangunan Situs Van Beck, sebuah peninggalan seorang bangsawan Belanda yang hidup pada abad ke-19. Karena keunikannya, bangunan kuno Kuningan ini sering dijadikan spot foto oleh warga yang melintas di sekitarnya.

Baca Juga:Tetap Berjaga Ketika Wisata! Berikut 9 Tips Mengunjungi Objek Wisata Curug Sidomba KuninganAir Terjun di Bawah Kaki Gunung Ciremai, Berikut Curug Sidomba Kuningan Harga Tiket dan Rute Cepat

Bangunan kuno Kuningan tersebut terbuat dari batako dengan dinding ukiran dan lubang-lubang jendela khas yang menghadirkan nuansa Eropa.

Bangunan kuno Kuningan ini sebenarnya merupakan makam keluarga dari seorang pembesar kolonial Belanda bernama Van Beck, yang dibangun pada tahun 1912.

Situs Bangunan Kuno Kuningan Van Beck juga dianggap sebagai salah satu situs bersejarah yang penting di Kabupaten Kuningan

Keberadaan bangunan ini memberikan pesona dan daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Dengan arsitektur yang unik dan nuansa Eropa yang kental, Situs Van Beck menarik perhatian dan sering menjadi tujuan bagi mereka yang ingin mengambil foto atau sekadar mengagumi keindahannya.

Makam Van Beck terletak di sisi selatan Jalan Cigugur, menuju Palutungan, yang secara administratif masuk wilayah Kecamatan Cigugur. Koordinatnya berada di 6º56’58” Lintang Selatan dan 108º26′ Bujur Timur. Bangunan ini terletak di sebelah timur Markas Koramil Cigugur, berseberangan dengan gereja.

Makam Van Beck dibangun pada tahun 1912 dan memiliki denah lingkaran yang membujur dari utara ke selatan, dengan pintu masuk berada di sisi utara. Bangunan ini terbagi menjadi tiga bagian yang berbeda.

Kaki bangunan terbuat dari batu dan bata dengan lapisan semen setinggi sekitar 70 cm. Bagian tubuh bangunan merupakan ruang makam, yang memiliki hiasan berbentuk prisma yang menonjol.

Di dalam ruangan tersebut, terdapat makam yang ditandai dengan gundukan semen sebagai penanda. Ruangan ini juga dihiasi dengan tiang semu yang menempel pada dinding.

Baca Juga:WAH! Pesona Curug Sidomba Kuningan dengan 99 Anak Tangga MENANTANG ADRENALIN! Menjemput Ketenangan dengan Berwisata di Lembah Cilengkrang Kuningan

Bagian atap bangunan berbentuk kubah, dan di atasnya terdapat enam jendela kecil. Pada puncak kubah terdapat hiasan salib yang menjadi ciri khasnya.

0 Komentar