Fakta Ilmiah di Balik Mitos Radiasi Gerhana Matahari

Fakta Ilmiah di Balik Mitos Radiasi Gerhana Matahari
Fakta Ilmiah di Balik Mitos Radiasi Gerhana Matahari. Foto: Pinterest/ Rakcer.id
0 Komentar

Ibu hamil yang berada di luar ruangan tidak akan terkena dampak buruk apa pun, selama mereka tidak melakukan satu hal, yaitu menatap matahari secara langsung dengan mata telanjang.

Dampak buruk radiasi gerhana murni bersifat lokal pada organ penglihatan (retina mata), bukan pada kulit, perut, ataupun janin.

Satu-satunya Fakta yang Nyata: Bahaya Menatap Langsung

Di antara banyaknya mitos yang beredar, satu-satunya peringatan yang 100% nyata dan didukung oleh ilmu kedokteran adalah larangan menatap gerhana secara langsung tanpa filter khusus.

Baca Juga:Selain Pada Mata, Ini Dampak Gerhana Matahari bagi Lingkungan Menurut BRINCara Daftar Paspor Online Lewat Aplikasi M-Paspor

Ketika matahari tertutup sebagian, suasananya terasa teduh sehingga refleks alami mata kita untuk berkedip atau memalingkan wajah menjadi berkurang.

Padahal, sisa cahaya matahari yang tidak tertutup bulan tetap memancarkan radiasi UV kuat yang difokuskan oleh lensa mata langsung ke retina.

Paparan ini bisa membakar sel-sel sensitif mata dan menyebabkan kerusakan permanen yang disebut retinopati surya.

Jadi, mari kita berhenti mencemaskan mitos radiasi pada makanan atau janin, dan mulai fokus pada satu hal yang benar-benar penting dan melindungi mata kita dengan kacamata khusus berstandar ISO 12312-2.(*)

0 Komentar