RAKCER.ID – Bulan Muharram selalu menjadi momen yang dinanti oleh umat Muslim di seluruh dunia. Sebagai salah satu bulan yang disucikan (*asyhurul hurum*), Muharram menyimpan banyak ladang pahala yang sayang untuk dilewatkan.
Di antara sekian banyak amalan utama di bulan pembuka tahun hijriah ini, ibadah yang paling dianjurkan oleh Rasulullah SAW adalah menunaikan puasa sunah, khususnya Puasa Tasua dan Puasa Asyura.
Bagi Anda yang ingin mendulang keberkahan di bulan mulia ini, mari simak ulasan lengkap mengenai jadwal pelaksanaan, bacaan niat, hingga keutamaan luar biasa yang bisa Anda dapatkan dari kedua puasa sunah ini.
Baca Juga:New Vario 160 Harga Mulai Rp20 Jutaan: Apakah Worth It untuk Harian?Apa Itu Stock Split? Pengertian, Tujuan, dan Dampaknya Bagi Investor Pemula
Kapan Jadwal Puasa Tasua dan Asyura 2026?
Secara penanggalan Islam, Puasa Tasua dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram, sedangkan Puasa Asyura jatuh pada tanggal 10 Muharram.
Untuk memastikan kapan tanggal masehinya, kita perlu merujuk pada ketetapan kalender Hijriah resmi yang diterbitkan oleh Kementerian Agama RI serta ormas Islam setempat.
Berdasarkan estimasi kalender astronomi tahun 2026, awal bulan 1 Muharram 1448 H diprediksi jatuh pada pertengahan bulan Juni.
Berikut adalah perkiraan jadwal pelaksanaannya yang bisa Anda catat:
- Puasa Tasua (9 Muharram 1448 H): Jatuh pada hari Rabu, 24 Juni 2026.
- Puasa Asyura (10 Muharram 1448 H): Jatuh pada hari Kamis, 25 Juni 2026.
Sangat disarankan untuk tetap memantau pengumuman resmi hilal dari pemerintah menjelang masuknya bulan Muharram demi memastikan ketepatan tanggalnya.
Bacaan Niat Puasa Tasua dan Asyura
Sama seperti ibadah lainnya, niat merupakan rukun utama yang menentukan sah atau tidaknya puasa kita.
Niat ini sudah bisa Anda lintaskan di dalam hati sejak malam hari sebelum fajar menyingsing. Berikut adalah bacaan niatnya lengkap dengan teks Arab, Latin, dan artinya.
1. Niat Puasa Tasua (9 Muharram)
Latin: Nawaitu shauma taasuungaa-a lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku berniat puasa sunah Tasua karena Allah Ta’ala.”
2. Niat Puasa Asyura (10 Muharram)
Latin: Nawaitu shauma ‘aasyuuraa-a lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku berniat puasa sunah Asyura karena Allah Ta’ala.”
Tips Penting: Karena kedua puasa ini berstatus sunah, apabila Anda lupa membaca niatnya di malam hari, Anda masih diperbolehkan berniat di pagi hari (setelah subuh). Syaratnya, Anda belum makan, minum, atau melakukan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak fajar terbit.
