Tata Cara dan Niat Puasa Tasua dan Asyura Lengkap

Tata Cara dan Niat Puasa Tasua dan Asyura Lengkap.
Tata Cara dan Niat Puasa Tasua dan Asyura Lengkap. Foto: Pinterest/Rakcer.id
0 Komentar

Supaya ibadah Anda makin sempurna, ikuti langkah-langkah praktis berikut ini:

  1. Membaca Niat: Seperti yang telah dijelaskan di atas, niat dibaca pada malam hari atau sebelum masuk waktu subuh.
  2. Makan Sahur: Sangat dianjurkan untuk makan sahur menjelang waktu imsak. Selain sebagai sumber energi untuk beraktivitas seharian, sahur juga bernilai berkah dan menjadi pembeda antara puasa umat Islam dengan puasa umat agama lain.
  3. Menahan Diri dari Pembatal Puasa: Mulai dari terbitnya fajar (waktu subuh) hingga terbenamnya matahari (waktu magrib), Anda wajib menjaga diri dari makan, minum, berhubungan suami istri, serta memasukkan benda ke dalam lubang tubuh secara sengaja.
  4. Menjaga Lisan dan Perilaku: Esensi puasa bukan hanya menahan lapar, tetapi juga melatih kesabaran. Jauhi perilaku tercela seperti berbohong, menggunjing orang lain (ghibah), atau emosi yang meledak-ledak agar pahala puasa tidak berkurang.
  5. Menyegerakan Berbuka: Begitu azan magrib berkumandang, segeralah membatalkan puasa. Sunah hukumnya berbuka dengan yang manis, seperti kurma atau air putih, sembari membaca doa berbuka puasa.

Keutamaan Besar di Balik Puasa Muharram

Mengapa kita begitu disarankan untuk tidak melewatkan momen ini? Jawabannya terletak pada besarnya ganjaran yang telah dijanjikan.

Untuk Puasa Asyura, Rasulullah SAW pernah bersabda dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:

“Puasa hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar Ia menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim).

Baca Juga:New Vario 160 Harga Mulai Rp20 Jutaan: Apakah Worth It untuk Harian?Apa Itu Stock Split? Pengertian, Tujuan, dan Dampaknya Bagi Investor Pemula

Sementara itu, anjuran melaksanakan Puasa Tasua pada tanggal 9 Muharram hadir sebagai pembeda.

Ketika tahu bahwa kaum Yahudi juga menghormati hari kesepuluh Muharram, Rasulullah SAW bertekad untuk berpuasa juga di hari kesembilan agar ibadah umat Muslim memiliki ciri khas tersendiri dan tidak meniru (tasyabbuh) kaum lain.

Mengamalkan tata cara dan niat Puasa Tasua dan Asyura dengan benar merupakan langkah nyata kita dalam menghidupkan sunah nabi di awal tahun baru Hijriah.

Dengan persiapan spiritual dan fisik yang matang, ibadah satu hari ini bisa menjadi penggugur dosa-dosa kecil kita selama setahun ke belakang.

Jangan lupa ajak keluarga dan kerabat terdekat untuk turut mengamalkannya agar berkah yang didapat bisa mengalir bersama. Selamat beribadah! (*)

0 Komentar