RAKCER.ID – Bulan Muharram merupakan salah satu momentum yang sangat istimewa dalam kalender Islam. Disebut sebagai salah satu bulan suci (asyhurul hurum), bulan ini menyimpan berbagai ladang pahala yang melimpah bagi umat Muslim yang mau menghidupkannya dengan amalan saleh.
Di antara sekian banyak ibadah, melaksanakan Puasa Tasua dan Puasa Asyura menjadi amalan yang paling utama dan sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
Melaksanakan kedua puasa sunah ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud rasa syukur sekaligus upaya untuk membersihkan diri dari dosa-dosa masa lalu.
Baca Juga:New Vario 160 Harga Mulai Rp20 Jutaan: Apakah Worth It untuk Harian?Apa Itu Stock Split? Pengertian, Tujuan, dan Dampaknya Bagi Investor Pemula
Bagi Anda yang berencana menunaikannya, berikut adalah panduan lengkap mengenai tata cara, bacaan niat, serta keutamaan yang perlu dipahami agar ibadah berjalan dengan khusyuk.
Bacaan Niat Puasa Tasua dan Asyura
Landasan utama dari setiap ibadah dalam Islam adalah niat. Tanpa niat yang tulus dan tepat, suatu amalan tidak akan bernilai ibadah di sisi Allah SWT.
Niat ini sebaiknya dilafalkan atau dimantapkan di dalam hati pada malam hari sebelum fajar menyingsing.
Berikut adalah bacaan niat untuk kedua puasa tersebut, lengkap dengan teks Arab, tulisan latin, serta artinya:
1. Niat Puasa Tasua (9 Muharram)
Puasa sunah ini dilaksanakan pada hari kesembilan bulan Muharram. Berikut bacaan niatnya:
Latin: Nawaitu shauma taasuungaa-a lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku berniat puasa sunah Tasua karena Allah Ta’ala.”
2. Niat Puasa Asyura (10 Muharram)
Puasa ini dilaksanakan keesokan harinya, yaitu pada tanggal sepuluh Muharram. Berikut bacaan niatnya:
Latin: Nawaitu shauma ‘aasyuuraa-a lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku berniat puasa sunah Asyura karena Allah Ta’ala.”
Karena kedua puasa ini hukumnya sunah, ada kelonggaran jika Anda mendadak lupa membaca niat di malam hari.
Baca Juga:Cara Mendapatkan Pupuk Indonesia Subsidi: Syarat Lengkap dan ProsedurnyaSamsung Galaxy A35 5G Turun Harga! Kini Bisa Didapatkan Mulai Rp3,9 Juta Saja?
Anda masih boleh berniat di pagi hari setelah subuh, asalkan sejak terbit fajar Anda belum makan, minum, atau melakukan hal-hal lain yang membatalkan puasa.
Tata Cara Melaksanakan Puasa Tasua dan Asyura
Secara garis besar, rukun dan tata cara pelaksanaan Puasa Tasua dan Asyura tidak jauh berbeda dengan ibadah puasa pada umumnya, seperti puasa Ramadan atau puasa sunah lainnya.
