Sebagai sebuah karya klasik modern, buku ini menggambarkan ketahanan seseorang dalam menghadapi rasisme dan trauma.
Namun, buku ini juga mengalami upaya pelarangan di sejumlah sekolah dan perpustakaan di beberapa negara bagian Amerika, seperti California, Colorado, dan Texas, karena menyajikan gambaran grafis mengenai pemerkosaan, rasisme, dan seksualitas dengan bahasa yang eksplisit.
3. Animal Farm oleh George Orwell
Animal Farm adalah sebuah novel alegori yang menggambarkan bahaya otoritarianisme dan bagaimana kekuasaan absolut cenderung korup secara absolut.
Baca Juga:Film Animasi Jumbo Tayang di 17 Negara, Ini Beberapa Fakta MenariknyaSinopsis serta Jadwal Tayang Film Rumah untuk Alie
Dalam karya ini, George Orwell menceritakan kisah pemberontakan sekelompok hewan yang dipimpin oleh babi terhadap tuan mereka di sebuah peternakan di Inggris.
Setelah diterbitkan, novel ini mengalami tuduhan sebagai propaganda komunis dan dianggap berisi ajakan untuk menggulingkan negara.
Sebagaimana diberitakan oleh Libraries Carnegie Mellon University, terdapat berbagai upaya untuk menghapus buku ini dari perpustakaan. Bahkan, judul buku ini sering kali muncul dalam daftar ‘Problem Books’ atau Buku Bermasalah.
Tidak hanya itu, Central Intelligence Agency (CIA) Amerika Serikat dilaporkan secara diam-diam memperoleh hak atas film karya George Orwell ini dan mendanai pembuatan versi film animasi dengan tujuan untuk mengubah beberapa elemen dalam plot serta mengubah akhir cerita agar seolah-olah menggambarkan perlawanan terhadap budaya komunisme.
4. 1984 Karya George Orwell
“1984” adalah sebuah novel fiksi distopia yang diterbitkan pada tahun 1949, yang menceritakan tentang sekelompok masyarakat di sebuah negara fiksi bernama Oceania yang memiliki pemerintahan totaliter, dipimpin oleh sosok misterius yang dikenal sebagai Big Brother.
Figuran Big Brother ini diperkirakan senantiasa mengawasi dan mengendalikan setiap aspek kehidupan warganya.
Tokoh utama dalam novel ini adalah Winston Smith, yang bekerja di Kementerian Kebenaran dan bertanggung jawab untuk memanipulasi catatan sejarah agar sesuai dengan propaganda Partai.
Baca Juga:Sinopsis Film Horor Muslihat: Ada Aku di Depan Belakangmu, Tipu Daya Iblis di Panti AsuhanDaftar Drama Korea yang Tayang di Bulan April 2025
Walaupun demikian, Winston merasakan ketidakpuasan dan tekanan akibat pengawasan yang konstan serta manipulasi kebenaran yang dilakukannya. Ia akhirnya mulai melakukan aksi perlawanan dan mencari kebenaran mengenai masa lalu.
Sebagaimana diberitakan oleh LA Times, novel “1984” karya George Orwell pernah dilarang di Florida pada tahun 1981 karena dianggap mengandung unsur ‘pro-komunis’ serta konten seksual yang eksplisit.
