CIREBON – Kebutuhan masyarakat akan infrastruktur jalan tentu tak bisa terlalu lama menunggu, apalagi sistem penganggaran di pemerintahan sangat panjang.
Atas kebutuhan akses jalan itulah, warga di RW 10 Suket Duwur, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti untuk sementara melakukan penambalan jalan secara mandiri.
Melihat kondisi jalan, dan kebutuhan masyarakat akan akses jalan tersebut, Legislator Hanura dari Dapil Kalijaga-Argasunya, Een Rusmiyati merogoh kocek pribadi untuk memastikan kebutuhan masyarakat akan akses jalan yang layak bisa terpenuhi, meskipun bersifat sementara.
Baca Juga:Komisi III Dengarkan Keluhan 45 Satpam CSB yang DiberhentikanGabung Bareng Delegasi NasDem, Laurentia Mellynda Belajar Budaya di Tiongkok
“Masyarakat tidak bisa menunggu lama, jadi untuk sementara perbaikan harus dilakukan,” ungkap Een kepada Rakyat Cirebon, Selasa (09/12).
Disebutkan Een, perbaikan jalan di wilayah RW 10 Suket Duwur ini dimulai dari titik gapura, sekitar 100 meter menuju arah ke RW 05 Kedung Krisik Utara dan RW 06 Kedung Krisik Selatan.
Sebetulnya, lanjut Een, perbaikan jalan di ruas tersebut sudah diajukan, dan masuk dalam perencanaan untuk pelaksanaan di tahun 2026.
Hanya saja, kondisi di lapangan, ruas jalan tersebut rusak sangat parah, sehingga masyarakat kerap menyampaikan keluhan langsung kepada dirinya.
Maka, untuk sementara, Een pun mengambil inisiatif untuk melakukan penambalan secara mandiri terlebih dahulu.
“Perbaikan untuk sementara, karena jalan rusak parah, sambil menunggu anggaran di 2026 baru di aspal paten,” jelas Een.
Dikatakan Een, persoalan jalan rusak di wilayah Kota Cirebon bagian Selatan ini masih menjadi PR besar bagi pemerintah daerah.
Baca Juga:Tunggu Kepwal, Revisi Tarif PBB Belum Matang, Ini Kata Bapemperda DPRDDPRD Minta Pemkot Segera Bantu Warga yang Rumahnya Ambruk
Disetiap turun menyerap aspirasi pada agenda reses, keluhan masyarakat soal jalan rusak pun tak pernah absen dari catatanya.
“Setiap turun, dan setiap tahun, ajuan pokok pikiran saya pasti ada jalan rusak. Maka saya juga tidak bosan mengingatkan pemerintah daerah soal pembangunan di wilayah Selatan, termasuk jalan,” kata Een. (sep)
