“Kami berharap, ke depan kondisi fiskal dan pendapatan asli daerah semakin membaik sehingga upaya peningkatan kesejahteraan PPPK paruh waktu dapat direalisasikan secara bertahap,” imbuh Fitrah.
Ditempat yang sama, Perwakilan PPPK paruh waktu Kota Cirebon, Sumanta mengeluhkan keresahan para PPPK Paruh Waktu salah satunya yaitu pendapatan yang dinilai masih jauh dari kata layak.
Ia mengungkapkan, masih ada PPPK paruh waktu yang menerima honor antara Rp300 ribu hingga Rp1 juta per bulan.
Baca Juga:Pemkot Cirebon Perkuat Peran Guru BK dalam Perlindungan AnakPemkot Dorong Optimalisasi MBG Untuk Cegah Stunting
Kondisi tersebut dinilai belum mencerminkan kesejahteraan yang layak bagi para pegawai yang telah bekerja melayani masyarakat.
“Masih ada kawan-kawan yang menerima Rp300 ribu, Rp500 ribu, sampai Rp1 juta. Menurut kami itu masih jauh dari layak,” kata Sumanta. (sep)
