Hasil Penelitian IP Trisakti: Rekomendasikan Road Map 3 Tahun Paniis Jadi Rujukan Wisata Regeneratif Jabar 

Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama dan Alumni Institut Pariwisata Trisakti, Dr. Novita Widyastuti
Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama dan Alumni Institut Pariwisata Trisakti, Dr. Novita Widyastuti paparkan hasil penelitian 3 kelompok Mahasiswa Program Magister di Desa Paniis.
0 Komentar

Sementara pada 2028, Desa Paniis ditargetkan mampu meraih Sertifikasi Pariwisata Berkelanjutan Nasional dan menjadi desa rujukan wisata regeneratif di Jawa Barat.

Meski sebuah rekomendasi hasil kajian akademik, Dr. Novita mengingatkan, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak, terutama masyarakat desa. Menurutnya, pengalaman wisata terbaik bukan hanya berasal dari panorama alam, tetapi juga interaksi hangat antara warga dan pengunjung.

“Wisatawan harus merasa menjadi bagian dari keluarga desa. Keramahan dan kearifan lokal adalah kekuatan utama Desa Paniis,” katanya.

Baca Juga:Field Research, Institut Pariwisata Trisakti Buktikan Desa Paniis Punya 'Modal Kuat' di Sektor PariwisataPutra Putri Adipati Kuningan 2026, ​Salsabila Aisya Tembus 20 Besar, Bawa Misi Kesehatan Bagi Generasi Muda

Pemerintah desa bersama BUMDes dan Pokdarwis pun sepakat bahwa pembangunan fisik hanyalah unsur pendukung. Kesiapan masyarakat dalam menyambut wisatawan dinilai menjadi faktor utama keberhasilan pengembangan desa wisata berkelanjutan.

Dengan dukungan riset akademik dan komitmen pemerintah daerah, Desa Paniis kini dinilai berada di jalur yang tepat untuk membangun pariwisata yang tidak hanya menghasilkan keuntungan ekonomi, tetapi juga menjaga dan memulihkan lingkungan. (Bud)

0 Komentar