Walikota Cirebon Tinjau Progres Penataan Sungai Sukalila, Target Rampung Akhir 2026 

Walikota Cirebon Tinjau Progres Penataan Sungai Sukalila, Target Rampung Akhir 2026 
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo bersama Sekretaris Daerah Kota Cirebon, unsur TNI, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung, Pelindo, PT KAI, Dinas Lingkungan Hidup, anggota DPRD, serta sejumlah kepala perangkat daerah meninjau langsung progres penataan kawasan Sungai Sukalila pada Minggu (21/6). FOTO: INDAHTRISUTONO/RAKCER.ID
0 Komentar

CIREBON, RAKCER.ID – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo bersama Sekretaris Daerah Kota Cirebon, unsur TNI, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung, Pelindo, PT KAI, Dinas Lingkungan Hidup, anggota DPRD, serta sejumlah kepala perangkat daerah meninjau langsung progres penataan kawasan Sungai Sukalila pada Minggu (21/6).

Peninjauan tersebut bermaksud untuk melihat langsung perkembangan pekerjaan yang sedang dilaksanakan oleh BBWS Cimanuk-Cisanggarung dan Kodam 3 Siliwangi di kawasan Sungai Sukalila.

Saat ditemui di lokasi, Walikota Cirebon, Effendi Edo menilai, pekerjaan yang dilakukan oleh BBWS Cimanuk-Cisanggarung dan Kodam 3 Siliwangi di kawasan Sungai Sukalila ini sudah mencapai 30 persen dan target selesainya di penghujung tahun 2026.

Baca Juga:Komisi I DPRD Kota Cirebon Tinjau Kesiapan Infrastruktur Digital DKIS Kota CirebonKomisi I DPRD Kota Cirebon Bahas Kebutuhan Mendesak DPKP Usai Sidak

“Kami sengaja datang ke sini untuk melihat progres yang sudah dilakukan oleh teman-teman BBWS. Alhamdulillah saat ini progres pekerjaan sudah mencapai sekitar 29 hingga 30 persen dan ditargetkan selesai pada akhir tahun ini,” ujar Edo.

Selain meninjau progres pembangunan, Pemerintah Kota Cirebon juga membahas sejumlah persoalan yang masih menjadi perhatian, salah satunya terkait keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di sekitar kawasan sungai.

Kata Edo, penataan TPS di kawasan Sukalila menjadi penting karena kawasan tersebut ke depannya akan difungsikan sebagai ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.

“Ada beberapa hal yang kami bahas, terutama terkait TPS. Pemerintah daerah akan berupaya menata kawasan tersebut serapi mungkin. Untuk TPS di Kalibaru juga sudah kami koordinasikan dengan PT Pelindo agar nantinya bisa dipindahkan ke lokasi lain,” katanya.

Ia menegaskan aktivitas TPS di kawasan Sungai Sukalila tidak akan langsung dihentikan untuk saat ini, sebelum tersedianya solusi dan lokasi pengganti yang memadai.

“Tidak ada yang dihentikan. Semua proses berjalan secara simultan. Kalau ingin memindahkan sesuatu, tentu harus disiapkan dulu solusinya dan tempat penggantinya,” tegasnya.

Selain persoalan sampah, Edo mengungkapkan Pemerintah Kota Cirebon dan BBWS Cimanuk-Cisanggarung akan melakukan upaya untuk mengatasi bau tidak sedap dari aliran sungai. Sehingga BBWS Cimanuk-Cisanggarung berencana akan memasang sistem penetralisir air di beberapa titik.

0 Komentar