Panitia 11 Pilkades Sutawangi Bubar, Calon Tidak Menyumbang dan Kekurangan Dana Rp69 Juta

panitia 11 pilkades
BUBAR. Salah seorang anggota panitia 11 Pilkades Sutawangi Kecamatan Jatiwangi menunjukkan surat pernyataan mengundurkan diri, Selasa 11 April 2023. /rakcer.id/hasanudin
0 Komentar

RAKCER.ID – Salah satu desa di Kabupaten Majalengka terancam batal menggelar Pilkades lantaran panitia 11 Pilkades membubarkan diri dan bakal calon (bacalon) kepala desa menolak berpartisipasi memenuhi kebutuhan anggaran.

Desa yang terancam batal menyelenggarakan Pilkades tersebut yakni Desa Sutawangi Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka. Panitia 11 Pilkades di desa yang menjadi poros di kecamatan tersebut resmi mengundurkan diri atau bubar.

Camat Jatiwangi, Momon Rukman membenarkan informasi tersebut. Namun informasi yang diterima, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) masih mengupayakan agar panitia 11 Pilkades tidak mundur.

Baca Juga:DPRD Indramayu Bentuk Pansus BPR KR, Perlu Diagnosa Apakah Dipertahankan atau DibekukanTidak Memiliki APAR, 2 Bus Angkutan Lebaran Dilarang Beroperasi

“Saat ini kita dengan BPD, Pemerintah Desa Sutawangi dan panitia sebelas mengupayakan solusi yang sebaik-baiknya dan secepatnya agar Pilkades tetap terselenggara di Desa Sutawangi,” ujar Momon, Rabu 12 April 2023.

Dia juga yakin dengan upaya yang sedang dilakukan, penyelenggaraan Pilkades di desa tersebut tetap berjalan. “Saya masih yakin Sutawangi tetap akan melaksanakan Pilkades,” ucapnya.

Terpisah, Ketua Panitia Sebelas Desa Sutawangi, Ahmad Firdaus menyebut pembubaran panitia secara resmi dilakukan Selasa (11/4) kemarin. Di mana, salah satu alasan pihaknya melakukan hal tersebut karena keterbatasan anggaran yang dimiliki.

“Ya benar, kemarin kami secara resmi membuat surat yang telah ditandatangani oleh seluruh panitia sebelas dan membuat surat tembusan ke bupati, Komisi I dan lain-lain. Bahwa kami secara resmi membubarkan diri dari panitia sebelas Desa Sutawangi,” jelas Ahmad.

Panitia 11 Pilkades Kekurangan Anggaran Rp69 Juta

Tahapan penyelenggaraan Pilkades di Desa Sutawangi setelah mempertimbangkan perkembangan terkait kebutuhan, panitia sebelas membutuhkan dana sebesar Rp163.290.000.

Dana itu akan digelontorkan dari awal hingga penyelenggaraan Pilkades selesai pada bulan Mei 2023 nanti.

Namun, setelah mendapatkan bantuan dari APBD kabupaten dan APBDes Sutawangi, ternyata panitia masih membutuhkan dana Rp69.000.000.

Baca Juga:Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral, Bupati Kuningan Berharap Idul Fitri 2023 KondusifPerombakan AKD DPRD Kuningan, 2 Ketua Komisi Diganti

Pihaknya mengaku tidak tahu harus menutupi kekurangan dana sebesar itu dari mana, apalagi honor yang mereka terima hanya Rp300 ribu – RP450 ribu per bulan. Ditambah beban kekurangan anggaran yang fantastis.

Pihaknya khawatir bila tahapan-tahapan Pilkades terus dilakukan tanpa didukung anggaran yang memadai, maka pelaksanaan Pilkades tahun 2023 di Desa Sutawangi tidak akan berjalan baik-baik saja.

0 Komentar