CIREBON, RAKCER.ID – Forum Silaturahmi Ummi Muslimah Indonesia (Fahmi Ummi) mendorong penguatan organisasi hingga tingkat kecamatan. Langkah ini dilakukan agar keberadaan Fahmi Ummi semakin dikenal masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan ramah tamah dan pembinaan pengurus daerah (PD) serta pengurus cabang (PC) Fahmi Ummi wilayah Ciayumajakuning, Rabu (21/10).
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PP Fahmi Ummi, Hj Maya Suhasni Siregar SE, mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman pengurus terhadap organisasi.
Baca Juga:ICMI Kabupaten Cirebon Siap Jadi Mitra Strategis Pemda, Fokus Pangan dan Energi TerbarukanHUT ke-51, Indocement Tancap Gas Perkuat Bisnis Hijau, Laba Melonjak 19,2 Persen
Menurutnya, konsolidasi perlu dipercepat agar Fahmi Ummi semakin dikenal hingga tingkat akar rumput.
Maya menjelaskan, Fahmi Ummi merupakan organisasi muslimah yang bertujuan mendorong perempuan agar bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.
Organisasi ini juga bersifat independen. Keanggotaannya terbuka bagi muslimah dari berbagai organisasi kemasyarakatan tanpa terikat partai politik tertentu.
“Fahmi Ummi ini organisasi muslimah yang independen, tidak berafiliasi dengan kelompok tertentu ataupun orang-orang tertentu, tidak juga di bawah partai mana pun,” ujarnya.
Maya menegaskan, kegiatan Fahmi Ummi tidak hanya berfokus pada dakwah. Organisasi ini juga menjalankan program dalam lima bidang, yakni pendidikan, ekonomi, hukum, politik, serta hubungan kelembagaan dan organisasi.
Melalui bidang tersebut, Fahmi Ummi ingin meningkatkan pengetahuan dan kepedulian muslimah terhadap berbagai persoalan masyarakat.
Salah satu perhatian utamanya adalah meningkatkan kesadaran politik perempuan. Muslimah diharapkan tidak hanya menjadi sasaran kepentingan politik, tetapi juga mampu memahami dan menentukan sikap secara kritis.
Baca Juga:Cirebon Siaga Kekeringan dan Karhutla, Berlaku Hingga SeptemberMaterial Urugan Proyek Migas Desa Lombang Dipastikan Berasal dari Tambang Berizin
Maya menilai, perempuan perlu mendapat pemahaman politik yang baik agar tidak mudah dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok tertentu.
Untuk jangka pendek, Fahmi Ummi akan memperkuat sosialisasi dan edukasi kepada pengurus serta masyarakat. Program keterampilan juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan anggota.
Ia menambahkan, seluruh wilayah menjalankan lima bidang tersebut sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) organisasi. Tidak ada pembagian wilayah berdasarkan bidang tertentu.
Sementara itu, Pembina Fahmi Ummi Provinsi Jawa Barat, H Dudu Rohman SAg MSi, menjelaskan, organisasi tersebut berawal dari inisiatif Wakil Menteri Agama RI, Romo HR Mohamad Syafii.
